DPUPR Mojokerto Mulai Pelebaran Jalan Pangi-Jembul: Anggaran Rp3,07 M, Pekerja Dilengkapi APD Lengkap
Jawaposnusantara.com || MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kembali menggenjot pembangunan infrastruktur perdesaan. Pada Tahun Anggaran 2026, fokus peningkatan konektivitas diarahkan pada ruas jalan strategis penghubung kawasan Pangi hingga Jembul.
Proyek pelebaran jalan ini menelan anggaran sebesar Rp3.072.401.000,00 yang bersumber dari APBD 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari sub-kegiatan "Pelebaran Jalan Menuju Standar" dengan target volume pekerjaan sepanjang 1.078 meter dan lebar efektif 5,50 meter.
Yang menjadi sorotan positif dalam pengerjaan proyek ini adalah komitmen tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Berdasarkan pantauan di lapangan saat proses pengecoran berlangsung, seluruh pekerja terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap dan sesuai standar. Hal ini menunjukkan bahwa CV. Insan Makmur selaku kontraktor pelaksana tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga menempatkan keselamatan pekerja sebagai prioritas utama.
"Kami memastikan setiap tahapan konstruksi, terutama saat pengecoran, dilakukan dengan prosedur K3 yang ketat. Ini bentuk tanggung jawab kami terhadap nyawa pekerja dan kualitas hasil bangunan," ujar Aji, penanggung jawab pelaksana lapangan, saat ditemui di lokasi proyek.
Proyek ini dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kalender, dimulai pada 22 Juni 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 18 November 2026. Dengan selesainya pelebaran jalan ini, diharapkan arus distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga antara Pangi dan Jembul menjadi lebih lancar, aman, dan efisien.
Peningkatan dimensi jalan menjadi 5,5 meter juga diproyeksikan dapat memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Akses yang lebih baik akan membuka peluang pasar baru bagi produk lokal serta memudahkan akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi warga di sepanjang koridor tersebut.
DPUPR Kabupaten Mojokerto menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan memberikan ruang bagi alat berat serta pekerja selama masa konstruksi. Kerjasama dan kesabaran warga sangat diharapkan agar proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik.
(Narmi)

Komentar
Posting Komentar