Jawaposnusantara.com || Malang - Polres Malang Polda Jawa Timur bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih akibat kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Malang.
Aksi kemanusiaan tersebut menyasar warga Dusun Sumberagung, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, pada Selasa (8/9/2026). Sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan domestik sekitar 40 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
Pendistribusian dipimpin langsung Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin bersama personel Polsek Bantur. Dalam pelaksanaannya, kepolisian bersinergi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang agar bantuan dapat diterima warga yang benar-benar membutuhkan.
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri, melalui Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial.
“Polres Malang berkomitmen untuk selalu hadir membantu warga yang sedang mengalami krisis air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama untuk mencukupi kebutuhan sanitasi dan konsumsi sehari-hari,” ujar AKP Budiono.
Menurutnya, penyaluran air bersih tidak bersifat sekali jalan. Polres Malang bersama instansi terkait telah menyiapkan pendistribusian secara berkala, disertai pemetaan wilayah yang mengalami kekeringan dan paling membutuhkan bantuan.
“Distribusi ini akan kami lakukan secara berkelanjutan. Personel di lapangan juga terus memantau dan mendata kawasan mana saja yang mengalami kekeringan ekstrem agar respons bantuan bisa lebih cepat,” tambahnya.
Polres Malang juga mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air bersih agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun Polsek setempat, sehingga kebutuhan dapat segera dipetakan dan ditindaklanjuti.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga turut hadir dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Prinsipnya, kapan pun masyarakat membutuhkan kehadiran Polri, kami akan berupaya maksimal untuk membantu, tentu dengan bersinergi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait,” pungkas AKP Budiono.
Red.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar