Pimpinan Redaksi Dan Anggota JawaPos Nusantara Bertakziah ke Almarhumah Ibu Suyanto: Duka Bersama, Kemanusiaan Di Atas Segalanya
Jawaposnusantara.com || Gresik – Kehilangan orang tercinta memang bukan hal yang mudah. Rasa itu pula yang dirasakan rekan-rekan media saat mendengar kabar wafatnya almarhumah ibunda Suyanto.
Suyanto sendiri di jawapos Nusantara sebagai jurnalis investigasi nasional,yang membidangi hukum dan kriminal.
Sebagai bentuk empati dan solidaritas profesi, anggota JawaPos Nusantara Group bertakziah ke kediaman duka di Desa Lakardowo,Kecamatan Jetis,Kabupaten Mojokerto.Selasa 14/07/2026
Kehadiran rombongan bukan sekadar menjalankan tradisi, tapi juga pengingat bahwa di balik kerja-kerja jurnalistik, ada nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga.
Dalam dunia pers, kita terbiasa menulis tentang duka orang lain. Kita meliput musibah, bencana, dan kehilangan. Tapi saat duka itu menimpa salah satu dari kita, baru terasa bahwa berita dan empati tidak bisa dipisahkan.
Kedatangan anggota JawaPos Nusantara ke rumah duka menjadi simbol. Bahwa profesi wartawan bukan hanya soal mengejar berita dan deadline. Ada persaudaraan. Ada rasa saling menguatkan ketika salah satu keluarga besar media sedang berduka.
Suyanto, yang selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras dan profesional di bidangnya, mendapat dukungan moril dari rekan-rekan. Doa bersama dipanjatkan agar almarhumah ibunda husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Takziah mungkin terlihat sederhana. Tapi di situlah kita belajar 3 hal penting:
1. Profesi tanpa rasa kemanusiaan akan kering, Kecepatan berita penting, tapi kepedulian lebih penting.
2. Solidaritas itu nyata, Di tengah persaingan media, saat duka datang kita tetap satu. Tidak ada sekat redaksi.
3.Mengingatkan kita pada orang tua, Sehebat apapun karir kita, doa ibu adalah fondasi. Kepergian seorang ibu adalah kehilangan yang tidak bisa tergantikan.
Di tengah derasnya pemberitaan politik, ekonomi, dan kriminal, momen seperti ini mengingatkan kita: media juga manusia. Kita menulis, tapi kita juga merasakan.
Semoga almarhumah diterima di sisi-Nya. Dan untuk Suyanto beserta keluarga, semoga diberi kekuatan. JawaPos Nusantara berduka dan berdiri bersama.
(Red)

Komentar
Posting Komentar