Diduga Aniaya Menantu, Pria Asal Menganti, Desa Gempol Kurung RT 04, RW 05, Dilaporkan ke Polres Gresik
Jawaposnusantara.com || GRESIK, - Dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga kembali mencuat di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Seorang perempuan, Susilowati Ningsih, melaporkan mertuanya berinisial S (50) alias Srontol ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gresik atas dugaan tindak pidana penganiayaan.
Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan Masyarakat (STTLP) Polres Gresik dengan nomor STTLP/M997.Satreskrim/IX/2026/SPKT/Polres Gresik, tertanggal Sabtu, 12 September 2026.
Dalam dokumen pengaduan, Susilowati menerangkan dugaan penganiayaan terjadi pada Sabtu dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, di rumah mertuanya di Dusun Kutil, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Berdasarkan kronologi yang dituangkan dalam laporan, persoalan bermula ketika Susilowati terlibat cekcok dengan suaminya, Dimas Yoki, yang disebut menikah secara siri. Situasi kemudian memanas setelah mertua korban, S, disebut ikut campur dalam persoalan tersebut.
Korban mengaku sempat meminta agar S tidak ikut mencampuri urusannya dengan suami. Namun, teguran tersebut justru disebut memicu pertengkaran.
Dalam kondisi korban sedang duduk, S diduga melakukan kekerasan dengan menendang bagian punggung sebelah kiri korban. Tidak berhenti di situ, korban juga mengaku rambutnya dicekik atau ditarik hingga kepalanya terbentur tembok ruang keluarga.
"Kenapa sampai main tangan kayak gini.” ungkap korban.
Setelah kejadian tersebut, korban mengaku berupaya keluar dari rumah. Namun, seluruh pintu disebut dalam kondisi terkunci sehingga dirinya tidak dapat segera meninggalkan lokasi.
Korban baru dapat keluar sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah itu, Susilowati disebut meminta izin kepada ibu mertuanya, Endah Mimbarwati, untuk bekerja. Namun, kesempatan itu digunakan oleh korban untuk mendatangi rumah temannya, Yuni, dan menceritakan dugaan kekerasan yang dialaminya.
Selanjutnya, korban diantar oleh temannya ke Polres Gresik untuk membuat laporan polisi.
Hingga berita ini diangkat, belum ada keterangan dari terlapor. Keberadaan S sekarang juga belum diketahui.
(Red)


Komentar
Posting Komentar